erniwidyaningsih11b's blog

March 2nd, 2013

Perangkat Keras Komputer

Posted by ERNI WIDYANINGSIH in Uncategorized

1

Ini merupakan kotak dialog saat kita mengklik kanan start control panel.

Buttons

1.       Button configuration

Saat kita kosongkan kotak switch primary maka pada mouse tombol kiri menjadi tombol utama. Saat kita check list kotak switch primary maka tombol kanan yang menjadi tombol utama.

2.       Double click speed

Jika kita setting slow maka saat kita melakukan double click prosesnya akan melambat. Sedangkan jika kita men-setting fast maka double click akan lebih cepat. Dapat dicoba dengan meng-double click folder yang ada disampingnya.

3.       Click lock

Jika kita kosongkan kotak turn on click lock maka saat kita men-drug (memindah) maka harus double click dan tahan baru klik lagi ditempat yg diinginkan. Jika kita check list turn on click lock maka saat kita memindahkan file double click tidak perlu mengklik dan ditahan, namun langsung arahkan kursor pada tempat yang dituju.

2

Pointers

Untuk mengganti tampilan cursor sesuai dengan yang kita kehendaki.

3

4

Untuk mengganti tampilan layout pada komputer kita / resolusi

Caranya klik kanan personalization , lalu pada tampilan pertama ada Change the visuals and sound on your computer klik desktop background lalu pilih background yang ada suka lalu klik save change. Maka tampilan background akan berubah.

5

Jika ingin melihat printer yang tersambung dengan laptop/komputer kita yaitu start klik kiri klik control panel lanjut klik printers and other hardware. Lalu klik printer and faxes.

6

Jika ingin mengetahui kapasitas hardisk dari local disk (C )dengan cara klik kanan explore jika menggunakan windows XP lalu arahkan cursor di local disk C lalu klik kanan properties.

Jika ingin mengetahui kapasitas hardisk local disk ( D )lakukan hal yang sama dengan langkah-langkah sepert yang ada diatas.

7

Untuk mengetahui kapasitas processor  laptop.

Caranya dengan start , my computer lalu klik kanan maka akan muncul tampilan kotak dialog seperti ini

1,18GHz, dengan kapasitas RAM952 MB.

8

Jika computer kita sedang tidak terkoneksi maka di dalam kotak dialog akan muncul tampilan seperti ini ( muncul tanda X ).

Namun jika computer kita terkoneksi dengan internet melalui WIFI maka gambar computer Wireless Network Connection tidak akan muncul tanda X.

9

Keyboard properties

Start klik kiri lalu klik control panel lalu klik printer and other hardware maka akan muncul kotak dialog seperti ini.

Repeat delay dan repeat rate

Jika kita ubah ke arah short maka ketikan kita muncul secara cepat , namun jika kita ubah ke arah long maka ketikan kita muncul lama.

Cursor blink rate

Jika kita ubah ke arah fast maka cursor akan bergerak dengan cepat , sedangkan jika kita ubah ke arah none maka kedipnnya akan lama.

10

Jika ingin menyetting suara yang ada di komputer kita maka start klik kiri lalu klik control panel lalu klik hardware and sound lalu klik sound maka akan muncul kotak dialog seperti ini. Lalu atur saja keluaran suara seperti apa yang kita inginkan.

February 21st, 2013

Tugas Praktikum Pengantar Ekologi Keluarga

Posted by ERNI WIDYANINGSIH in Uncategorized

LEMBAGA KONSULTASI KESEJAHTERAAN KELUARGA (LK3)[1]

 

  1. Pengertian:

Suatu lembaga atau organisasi yang memberikan pelayanan konseling, konsultasi, pemberian atau penyebarluasan informasi, penjangkauan, advokasi, dan pemberdayaan bagi keluarga secara professional, termasuk merujuk sasaran ke lembaga pelayanan lain yang benar-benar mampu memecahkan masalahnya secara lebih intensif.

 

  1. Landasan Penyelenggaraan LK3

 

  • UU No. 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial Bagian Keempat pasal 12 mengenai pemberdayaan sosial, dimana memberdayakan keluarga, kelompok, dan masyarakat yang mengalami kesejahteraan sosial (masyarakat yang miskin, terpencil, rentan sosial ekonomi) agar mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri. Selain itu juga meningkatkan peran lembaga/perseorang sebagai potensi dan sumber daya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
  • Peraturan Menteri Sosial RI Nomor: 84/HUK/2010 tanggal 4 Oktober 2010, tentang lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga (LK3).

 

  1. Tujuan:

 

Memelihara dan memperkuat kehidupan keluarga yang harmonis agar dapat melaksanakan fungsi sosial secara optimal, atau:

  1. Membantu terjalinnya hubungan antar keluarga yang harmonis
  2. Memperkuat nilai-nilai positif di dalam kehidupan keluarga
  3. Meningkatkan perkembangan kepribadian anggota keluarga yang sehat
  4. Meningkatkan kemampuan anggota keluarga yang melaksanakan fungsi sosialnya secara optimal

­­­­

  1. Fungsi:

 

-          Pencegahan, yaitu menghindarkan terjadi, berkembang, dan terjadinya kembali masalah keluarga.

-          Pengembangan atau pemberdayaan, yaitu meningkatkan kemampuan pemikiran, perasaan, dan/atau perilaku anggota keluarga dalam kaitannya dengan peningkatan taraf kehidupan dan penghidupannya dalam rangka peningkatan kemampuan untuk pemecahan masalah.

-          Rehabilitasi, yaitu memulihkan kondisi sosial psikologis dan untuk meningkatkan fungsi sosial anggota keluarga.

-          Perlindungan, yaitu pelaksanaan pendampingan terhadap keluarga dalam penyelesaian masalah sosial-psikologis.

-          Penunjang, yaitu mendukung upaya yangdilakukan oleh lembaga lain guna tercapainya peningkatan kualitas kehidupan dan penghidupan keluarga maupun masyarakat.

 

  1. Jenis pelayanan:

 

-          Informasi, adalah isu-isu dan upaya-upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga termasuk di dalamnya upaya peningkatan kemampuan, pemenuhan kebutuhan, dan pemecahan masalah individu.

-          Konsultasi, adalah pemberian bantuan penasehatan secara professional kepada suatu organisasi, kelompok, masyarakat, keluarga, dan individu oleh seseorang atau suatu tim yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kualifikasi professional di bidangnya.

-          Konseling, adalah proses untuk membantu individu atau kelompok dalam mengatasi hambatan perkembangan pribadinya dan untuk mencapai perkembangan kemampuan pribadi yang dimiliki secara optimal.

-          Advokasi, adalah tindakan untuk mewakili, membela kepentingan keluarga baik melalui intervensi atau penanganan langsung, melalui pemberdayaan dengan tujuan untuk menjamin atau mencapai keluarga sejahtera.

-          Penjangkauan, adalah program yang dilakukan melalui kegiatan bimbingan sosial kelompok dan penyebaran leaflet secara pendaftaran.

-          Rujukan, adalah memberikan rekomendasi kepada institusi/lembaga yang sesuai dengan masalah yang dialami oleh sasaran.

 

  1. Lembaga rujukan LK3:

 

  1. Panti-panti sosial
  2. Lembaga Bagian Hukum (LBH)
  3. Komisi Perlindungan Anak (KPA)
  4. Kepolisian
  5. Rumah Sakit
  6. Rumah Perlindungan Trauma Center (RPCT)
  7. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)
  8. Rumah Perlindungan Anak
  9. Dan lembaga terkait lainnya

 

 

 

  1. Proses Pelayanan:

 

-          Tahap awal, yaitu kontak pendahuluan antara pekerja sosial LK3 dengan keluarga yang memerlukan bantuan, yang terakhir pada kesepakatan untuk terlibat dalam proses pelayanan.

-          Assesmen, yaitu proses mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang dialami keluarga.

-          Merumuskan tujuan, yaitu merumuskan atau menetapkan tujuan yang dicapai untuk memecahkan masalah yang dihadapi keluarga.

-          Merencanakan intervensi, yaitu penyusunan rencana pemecahan masalah yangsudah dianalisis.

-          Melaksanakan intervensi, yaitu kegiatan pelayanan atau pertolongan terhadap keluarga sesuai rencana intervensi, yang bertujuan untuk menghasilkan perubahan berencana dalam diri keluarga dan situasinya.

-          Evaluasi, yaitu penilaian terhadap proses maupun hasil intervensi.

-          Terminasi, yaitu pengakhiran proses pelayanan karena tujuan pemecahan masalah dalam keluarga telah tercapai atau karena sebab lain tidak dicapai kemajuan-kemajuan yang berarti dalam pemecahan masalah keluarga sehingga perlu rujukan.

-          Bimbingan lanjut, yaitu pemberian pelayanan untuk lebih memantapkan kemandirian keluarga dan mencegah agar keluarga tersebut tidak kembali mengalami masalah.

 

  1. Struktur Organisasi:

 

-          Ketua

-          Sekretariat (sekretaris, bendahara dan petugas administrasi)

-          Tenaga Profesional (pekerja sosial, psikolog, dan profesi lain yang relevan)

 

  1. Biaya:

 

-          Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)

-          Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

-          Swadaya Masyarakat

-          Anggaran yang bersumber dari pendapatan lain yang sah yang diperoleh sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 

  1. Keberadaan LK3:

 

  1. Tahun 2009 jumlah LK3 sebanyak 526 terdiri dari:

-          465 LK3 kabupaten/kota di 33 provinsi

-          61 LK3 berbasis masyarakat yang tersebar di 28 provinsi

  1. Tahun 2010 LK3 sebanyak 551 terdiri dari:

-          485 LK3 kabupaten/kota di 33 provinsi

-          66 LK3 berbasis masyarakat yang tersebar di 28 provinsi

 

  1. Beberapa Program yang Dilakukan:

 

-          Pusat Pemberdayaan Keluarga (Pusdaka)

Merupakan wadah penyelenggaraan pelayanan sosial kepada keluarga yang dikembangkan oleh masyarakat, bersifat lokal, dan penumbuhannya didasarkan pada nilai keswadayaan kearifan lokal. Pusdaka ditujukan kepada keluarga rentan dan wanita rawan sosial ekonomi serta keluarga bermasalah sosial psikologis. Hasil yang diharapkan adalah tumbuhnya kesetiakawanan sosial dalam lingkungan keluarga serta terwujudnya pemahaman masalah keluarga sehingga pada akhirnya terbangun nilai ketahanan keluarga menuju sejahtera dan mandiri.

 

-          Pemberdayaan Perempuan

Merupakan pusat pemberdayaan perempuan bidang kesejahteraan sosial yang tumbuh dan berkembang atas prakarsanya sendiri. Program pemberdayaan perempuan meliputi: (1) peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan; (2) penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender; (3) keserasian kebijakan peningkatan kualitas perempuan; dan (4) ketahanan dan pemberdayaan keluarga.

 

Sasaran dari program ini adalah Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), wanita dewasa berusia 18-59 tahun, baik yang belum menikah atau janda (pada umumnya berstatus sebagai perempuan kepala keluarga) yang tidak mempunyai penghasilan cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari- hari keluarganya. Para wanita tersebut menjadi WRSE, antara lain karena suami tidak cukup memberi nafkah untuk kehidupan keluarganya, bercerai, suami meninggal, ditinggal suami dengan tidak ada kabar, suami migrasi ke negara lain, suami mengalami sakit permanen atau lajang yang bertanggung jawab kepada keluarga atau saudaranya.

 

Jumlah WRSE dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan tahun 2005 sebanyak 1.360.263, atau dan pada tahun 2008 sebanyak 1.177.768 atau bertambah sekitar 6,53% dalam kurun waktu 3 tahun (Pusdatin Kesos, 2009). Sampai dengan tahun 2010 sudah diberdayakan 20.332 orang WRSE 1,7 % dari jumlah populasi. Kegiatan pemberdayaan perempuan selama ini melaksanakan kegiatan dalam bentuk bantuan barang kepada perorangan dengan usaha ekonomis produktif (UEP) untuk meningkatkan kemampuan potensi diri perempuan WRSE.

 

 

 

-          Asistensi Kesejahteraan Sosial Keluarga (AKSK)

Merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai tahapan lanjut bagi eks binaan keluarga binaan sosial dari berbagai unit tekhnis, baik melalui bantuan dan jaminan sosial, pelayanan dan rehabilitasi maupun pemberdayaan. Program ini merupakan rangkaian lanjutan darri Bimbingan Kesejahteraan Sosial Keluarga.

 

Tujuannya adalah: (1) menguatnya motivasi keluarga dalam meningkatkan kemampuan pelaksanaan fungsi dan peran keluarga; (2) meningkatkan kemampuan kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar, mendayagunakan sumber-sumber kesejahteraan serta peluang agar terlaksananya interaksi antar dan inter keluarga; dan (3) meningkatnya kesejahteraan sosial keluarga dan mampu membangun kemandirian keluarga.

 

Sasarannya adalah: (1) keluarga Dewassa rentan (usia perkawinan diatas 5 tahun); (2) mempunyai embrio usaha ekonomi produktif yang dapat dikembangkan; dan (3) keluarga rentan yang berada dikantong-kantong kemiskinan, keluarga di daerah terpencil, keluarga eks bnaan sosial yang masih kategori rentan, seperti eks binaan sosial bantuan fakir miskin, eks binaan KAT.

 

Fungsi: (1) memperkuat dan memanfaatkan fungsi keluarga yang memungkinkan setiap anggta keluarga menjalankan peran sosialnya sesuai dengan kedudukan baik sebagai anggota keluarga maupun sebagai bagian dari masyarakat; (2) mengurangi dan menekan masalah sosial keluarga agar keluarga tersebut tidak lagi mengalami masalah; dan (3) pemeliharaan kesejahteraan sosial keluarga dari berbagai tekanan, tantangan ancaman dan masalah yang bersumber dari dalam maupun dari luar.

 

Lingkup program dan kegiatannya antara lain: (1) bimbingan asistensi sosial keluarga diklakukan pada awal, proses dan lanjutan dalam penyelenggaraan asistensi; (2) bimbingan teknis program, seperti pelatihan praktis, pelatihan keterampilan, pendampingan social; (3) bimbingan manajemen usaha kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi produktif, dilakukan untuk memberikan bekal kepada sasaran agar dapat mengelola usahanya dengan baik dan bermanfaat bagi keluarga dan lingkungannya; dan (4) stimulans modal usaha ekonomis produktif (UEP) yang meliputi pinjaman modal tanpa bunga, pinjaman modal dengan bunga ringan, dan pinjaman bergulir.

 


[1] Fauziah Arbi (C44090037); Inne Nurajizah (I24110024); Hamira Sabania (I24110026); Erni Widyaningsih (I24110076); Iva Ayu Farihatun Nisa’ (I24110078); Siti Maulina N. K. (I34090049)

February 20th, 2013

one day, i’ll make you proud :*

Posted by ERNI WIDYANINGSIH in Uncategorized

love u

October 5th, 2011

Measurement of Family Strength

Posted by ERNI WIDYANINGSIH in Uncategorized
Based on the family theory of structural functionalism, family is the first and the main parasity of human resource development. Family is the basic unit of society. The objectives of this study were to develop a measurement of family strength with high reliability and validity. and to formulate police implication to increase the family strength. 233 families from leuwiliang district (19 vilages) and Cibungbulang district (15 vilages) were analyzed. 

http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43616

 

October 5th, 2011

Kalimat penyejuk di pagi hari ^^

Posted by ERNI WIDYANINGSIH in Uncategorized

“Apa yang Allah pilihkan bagi hamba-Nya yang beriman adalah pilihan terbaik, meski tanpak sulit, berat, atau memerlukan pengorbanan harta, kedudukan, jabatan, keluarga, anak, atau bahkan lenyapnya dunia dan seisinya. (Abdullah Azzam)”

“Barang siapa tidak dicoba dengan bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaan pun disisi Allah. (Adh-Dhahhak)”

  • Monthly

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web